TANGSELINFO.COM – Prestasi membanggakan kembali diraih oleh generasi muda Kota Tangerang Selatan (Tangsel). Muhammad Lazuardi Naftali berhasil meraih Juara 1 Pemuda Pelopor Tingkat Kota Tangsel berkat gagasan inovatifnya dalam mengangkat isu pencegahan pelecehan dan kekerasan seksual melalui program edukatif yang menyasar kalangan remaja.
Ajang Pemuda Pelopor merupakan kompetisi yang bertujuan mencari pemuda-pemudi terbaik yang mampu menghadirkan inovasi, memberikan solusi atas berbagai persoalan di masyarakat, serta menjadi inspirasi bagi generasi muda. Dalam kompetisi ini, Lazuardi tampil dengan membawa sebuah inovasi bertajuk WARISAN KEKAL (Waktunya Remaja Atasi Kekerasan Seksual).
Program WARISAN KEKAL hadir sebagai media edukasi yang dikemas secara interaktif melalui permainan kartu edukatif. Materi yang disampaikan meliputi pemahaman mengenai bentuk-bentuk pelecehan seksual, kekerasan seksual, bullying, batasan tubuh (body boundaries), hingga langkah-langkah yang dapat dilakukan ketika menjadi korban maupun saksi. Dengan metode pembelajaran yang menyenangkan, program ini diharapkan mampu meningkatkan pemahaman remaja terhadap isu yang masih sering dianggap tabu untuk dibahas.
Keunggulan lain dari inovasi ini adalah penerapan prinsip inklusivitas. Kartu edukasi WARISAN KEKAL turut dilengkapi dengan huruf Braille sehingga dapat digunakan oleh penyandang disabilitas netra. Langkah ini menunjukkan komitmen bahwa edukasi mengenai perlindungan diri dan pencegahan kekerasan seksual harus dapat diakses oleh seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali.
Menurut Lazuardi, meningkatnya kasus pelecehan dan kekerasan seksual, khususnya yang melibatkan anak dan remaja, menjadi alasan utama lahirnya inovasi tersebut. Ia menilai bahwa edukasi sejak dini merupakan salah satu langkah preventif yang paling efektif untuk membangun keberanian dalam mengenali, mencegah, serta melaporkan tindakan kekerasan seksual.
“Isu pelecehan dan kekerasan seksual tidak bisa lagi dianggap sebagai hal yang tabu untuk dibicarakan. Remaja perlu dibekali pengetahuan agar mampu melindungi diri sendiri, menghormati orang lain, serta berani mencari pertolongan ketika mengalami atau menyaksikan tindakan kekerasan,” ungkap Lazuardi.
Keberhasilan ini tidak hanya menjadi pencapaian pribadi, tetapi juga menjadi bukti bahwa anak muda memiliki peran penting dalam menghadirkan perubahan sosial melalui inovasi yang berdampak nyata bagi masyarakat. Program yang diusung Lazuardi diharapkan dapat diterapkan secara lebih luas di sekolah, komunitas, organisasi kepemudaan, maupun pusat-pusat kegiatan remaja sebagai sarana edukasi yang efektif dan mudah dipahami.
Dengan diraihnya Juara 1 Pemuda Pelopor Tingkat Kota Tangerang Selatan, Lazuardi Naftali diharapkan mampu menginspirasi lebih banyak generasi muda untuk terus berkarya, berinovasi, dan menghadirkan solusi atas berbagai persoalan sosial di lingkungan sekitar. Prestasi ini sekaligus menjadi langkah awal untuk membawa inovasi WARISAN KEKAL agar dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat Indonesia.
