TANGSELINFO.COM – Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) melanjutkan program perbaikan rumah tidak layak huni (RTLH) sebanyak 143 unit hingga akhir 2026.
Kepala Disperkimta Kota Tangsel Aries Kurniawan mengatakan, program lanjutan penanganan RTLH tahap II tu segera dilanjutkan setelah proses tahap II sudah selesai evaluasi dan rampung pada Juni 2026 lalu.
“Setelah evaluasi tahap pertama, kami lanjutkan pelaksanaan tahap II sebanyak 143 unit. Rencananya ditargetkan selesai pada awal September,” katanya dalam keterangan tertulis.
Aries menuturkan, pada tahun anggaran 2026 ini, Pemkot Tangsel menargetkan sebanyak 329 unit RTLH akan diperbaiki. Pada Juni lalu, sebanyak 186 unit telah rampung dilaksanakan.
Pada tahap pertama, kata Aries, perbaikan rumah dilakukan di seluruh kecamatan yang ada di kota dengan tujuh kecamatan ini.
Kecamatan Pondok Aren menjadi wilayah dengan jumlah penerima terbanyak, yakni 40 unit rumah. Disusul Serpong sebanyak 31 unit, Ciputat 27 unit, Pamulang 25 unit, Serpong Utara 23 unit, serta masing-masing 20 unit di Kecamatan Setu dan Ciputat Timur.
Pada tahap kedua, Pondok Aren kembali menjadi wilayah dengan jumlah penerima terbanyak yakni 37 unit rumah. Selanjutnya Serpong 25 unit, Ciputat 22 unit, Ciputat Timur 17 unit, Pamulang dan Serpong Utara masing-masing 15 unit, serta Setu sebanyak 12 unit.
“Maka itu, diharapkan target pembangunan dan rehabilitasi RUTLH tahun 2026 dapat tuntas sebelum berakhirnya triwulan ketiga tahun ini,” harapnya.
Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie menegaskan, program bedah rumah untuk sebagai intervensi pemerintah dalam meningkatkan taraf hidup masyarakat yang lebih sehat.
“Program ini merupakan kehadiran pemerintah untuk membantu menjamin kehidupan layak bagi masyarakat. Selain tempat tinggal dan bernaung, sanitasi di rumahnya juga harus layak mendukung kesehatan masyarakat,” paparnya. (Adv)
