TANGSELINFO.COM – Pemuda Serpong ingatkan Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) khususnya Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie soal hak pendidikan dan janji politiknya yang tertuang pada Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).
Hal itu disuarakan Pemuda Serpong dalam Diskusi Publik bertajuk Masa Depan Pendidikan di Kota Tangsel dalam Perspektif Otonomi Daerah dan Pemenuhan Hak Pendidikan di Kantor Kecamatan Serpong, Sabtu, 15 Agustus 2026.
Diskusi tersebut digelar oleh empat organisasi kemasyarakatan pemuda (OKP) yakni Karang Taruna, KNPI, GP Ansor hingga Muhammadiyyah tingkat Kecamatan Serpong. Diskusi tersebut, sebagai tindak lanjut keresahan masyarakat terkair minimnya fasilitas pendudukan negeri dan polemik SPMB yang terjadi setiap tahun.
Diskusi kepemudaan itu juga didasarkan pada Putusan MK Nomor 3/PUU-XXII/2024 yang menegaskan kewajiban pemerintah untuk membiayai pendidikan dasar (SD–SMP) secara gratis, baik di sekolah negeri maupun swasta.
“Kami mengadakan diskusi publik yang memang kegiatan ini diadakan sebagai bentuk aspirasi yang disampaikan oleh masyarakat,” kata Ketua Pelaksana kegiatan Ronny Noor Ikhwan.
Melalui diskusi publik ini, para pemuda berharap Pemkot Tangsel dan pihak terkait dapat mendengarkan serta merealisasikan kebutuhan warga akan sekolah menengah pertama negeri di wilayah Serpong.
“Harapan kami dan realisasi dari masyarakat itu bisa didengar dan memang bisa terealisasi,” ungkapnya.
Ronny juga menyoroti kondisi lulusan sekolah dasar (SD) di Kecamatan Serpong yang hingga saat ini belum seluruhnya tertampung di sekolah negeri.
Masal itu, kata Ronny, menjadi poin utama dalam rekomendasi yang dirumuskan oleh keempat OKP kepada pihak Pemkot maupun DPRD Kota Tangerang Selatan yang juga hadir dalam diskusi.
“Harapan kami, didirikannya sekolah negeri khususnya di Kecamatan Serpong, karena masih banyak lulusan SD yang tidak tertampung di SMP Negeri,” tegasnya.
Ronny memastikan jika diskusi tersebut bukanlah akhir dari upaya para pemuda Kecamatan Serpong untuk membantu masyarakat dan generasi penerus bangsa dalam menempuh pendidikan.
Keempat OKP sepakat menyatakan komitmen untuk terus mengawal dan memonitor tindak lanjut rekomendasi tersebut ke unsur eksekutif maupun legislatif Kota Tangsel.
“Semoga berkelanjutan nantinya dan menjadi monitoring kami dengan harapan-harapan itu bisa didorong terus, baik dengan unsur legislatifnya maupun eksekutifnya,” tuturnya.
Acara diskusi publik ini turut dihadiri oleh berbagai elemen pemangku kepentingan dan tokoh pemuda, di antaranya Kepala Seksi Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PTK) Pendidikan Dasar Dindikbud Tangsel Kelik Mubiyanto, Anggota DPRD Kota Tangerang Selatan Dapil Tangsel 3 Badrusalam dan Syamsul Hariyanto, serta Akademisi Pendidikan Budi Mulia.
Selain itu, dalam acara ini juga turut hadir pula Ketua KNPI Kecamatan Serpong Ibnu Kawakib, Ketua Karang Taruna Kecamatan Serpong Arif Hidayat, Ketua Ansor Kecamatan Serpong Ubay Ubaidillah, dan Ketua PCPM Kecamatan Serpong M. Ikbal Ramdani.
