Hot News
Bulan Bakti Pramuka 2026 Tangsel: Perkuat Karakter Generasi Muda
Tangsel Digital Academy: Wadah Santri Kuasai Teknologi Digital
Dikbud Kota Tangsel Minta Guru Peka Kondisi Lingkungan Sekolah
Kebut Target RPJMD, Dikbud Kota Tangsel Beri Bantuan Sarana dan Prasarana Belajar 115 PAUD di 2026
DLH Kota Tangsel Tingkatkan Intensitas Penyemprotan Air, Cegah Kebakaran saat Kemarau di TPA Cipeucang,
tangselinfo.com
  • News
  • Info Tangsel
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • TangselPedia
Sign In
Font ResizerAa
tangselinfo.comtangselinfo.com
  • News
  • Info Tangsel
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • TangselPedia
Search
  • News
  • Info Tangsel
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • TangselPedia
banner
Create an Amazing Newspaper
Discover thousands of options, easy to customize layouts, one-click to import demo and much more.
Learn More

Stay Updated

Get the latest headlines, discounts for the military community, and guides to maximizing your benefits
Subscribe

Explore

  • Photo of The Day
  • Opinion
  • Today's Epaper
  • Trending News
  • Weekly Newsletter
  • Special Deals
Masuk ke akunmu Sign In
Made by ThemeRuby using the Foxiz theme Powered by WordPress

Dikbud Kota Tangsel Minta Guru Peka Kondisi Lingkungan Sekolah

Redaksi Redaksi 30 Juli 2026 3 Min Read
Share
Dikbud Kota Tangsel
Pada tahun ajaran baru 2026/2027, Dikbud Kota Tangsel meminta guru lebih peka terhadap kondisi lingkungan sekolah.
SHARE

TANGSELINFO.COM – Kasus kekerasan terhadap anak di Kota Tangerang Selatan pada tahun 2026 meningkat. Hingga Juni 2026, tercatat ada 118 anak yang terdata menjadi korban kekerasan, sebanyak 37 kasus bahkan terjadi di lingkungan sekolah.

Ironinya, berdasarkan data Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Kota Tangsel, terdapat 34 kasus pencabulan terhadap anak laki-laki.

Salah satu kasus pencabulan yang terbongkar adalah dilakukan oleh oknum guru di SDN Rawa Buntu 01 Kecamatan Serpong, pada Januari 2026. Kasus pencabulan tersebut heboh lantaran hasil penelusuran, korbannya merupakan siswa laki-laki dan berlangsung selama bertahun-tahun.

Kasus tersebut, semula dibongkar salah satu wali murid korban pencabulan dan kemudian membongkar tabir bejatnya oknum pelaku memperdayai para korbannya.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Deden Deni menuturkan, pihaknya pun ikut terkejut saat kasus pencabulan tersebut terungkap. Pasalnya, kata Deni, bahkan pihak sekolah tak menduga lantaran pelaku dikenal sebagai sosok yang.

“Ternyata, sikap baiknya itu menjadi salah satu modus untuk memperdayai korban. Paling parahnya, korban tidak merasa sebagai korban karena diperdayai oleh pelaku,” kata Deden.

Deden menuturkan, pelaku memperdayai korban dengan memberikan uang jajan hingga perlengkapan dan keperluan sekolah.

“Pelaku memanfaatkan sisi lemah korban dengan memberikan apa yang belum didapat dari orangtuanya. Jadi, hal itu yang membuat korban merasa menjadi korban,” tuturnya.

Deden menerangkan, saat ini kasus tersebut sudah sampai di persidangan untuk mengadili dan memberi ganjaran hukuman setimpal akibat pencabulan yang dilakukan.

Deden mengajak, agar para guru dan warga sekolah mulai peka dengan lingkungan sosialnya. Tak hanya perilaku siswa, tetapi juga perilaku guru.

“Kita mengajak guru supaya lebih peka. Ada perbedaan seperti ruang kelas berbeda, perhatian ke anak berlebihan dan cenderung tidak wajar, jangan anggap enteng. Saya ajak guru curiga saja terhadap hal-hal yang baiknya berlebihan meskipun niatnya untuk kebaikan,” paparnya.

Deden menyebut, untuk meminimalisir terjadinya kekerasan terhadap anak di sekolah, pihaknya telah deklarasikan Kelompok Kerja Budaya Sekolah Aman dan Nyaman.

Selain itu, ada juga Peraturan Pemerintah Nomor 17 tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Perlindungan Anak yang harus dipedomani seluruh sekolah untuk meminimalisir dampak negatif dari penggunaan media sosial di sekolah.

“Butuh bantuan semua pihak, baik langsung maupun tidak langsung. Peran orangtua di rumah juga penting untuk membatasi akses terhadap dunia digital karena sebagian besar kekerasan di sekolah terjadi karena pengaruh dari media sosial,” pungkasnya. (Adv)

TAGGED:berita tangselDikbud Kota TangselPemkot Tangseltangsel info
Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp Copy Link

Terkini

Bulan Bakti Pramuka 2026 Tangsel
Bulan Bakti Pramuka 2026 Tangsel: Perkuat Karakter Generasi Muda
Pendidikan
Tangsel Digital Academy
Tangsel Digital Academy: Wadah Santri Kuasai Teknologi Digital
Info Tangsel
Dikbud Kota Tangsel
Kebut Target RPJMD, Dikbud Kota Tangsel Beri Bantuan Sarana dan Prasarana Belajar 115 PAUD di 2026
Pendidikan
DLH Kota Tangsel
DLH Kota Tangsel Tingkatkan Intensitas Penyemprotan Air, Cegah Kebakaran saat Kemarau di TPA Cipeucang,
Info Tangsel
- Advertisement -
Ad imageAd image

You Might Also Like

Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie

Wali Kota Tangsel Apresiasi Kafilah MTQ tingkat Provinsi Banten 2026, Jaga Konsistensi Membumikan Nilai-nilai Quran

Pemerintahan
Satyaraga Jasindo

Satyaraga Jasindo, Wadah Tingkatkan Potensi Muda Banten Melalui Turnamen Basket

Pendidikan
BPBD Kota Tangsel

BPBD Kota Tangsel Berjibaku Cari Bocah Tenggelam di Sungai Cisadane, Kelurga Gelar Pengajian

Info Tangsel
Dinas SDABMBK Kota Tangsel

Ini Daftar Ruas Jalan Bebas Kabel Semrawut, Komitmen Dinas SDABMBK Kota Tangsel Tingkatkan Keamanan dan Kenyamanan Masyarakat

News
tangselinfo.com

© 2025 Info Tangsel. All rights reserved. Designed by ❤ dezainin.com

Kanal

  • News
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Info Tangsel
  • TangselPedia

Redaksi

  • Tentang Kami
  • Iklan
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat & Ketentuan

Must Read

Bulan Bakti Pramuka 2026 Tangsel: Perkuat Karakter Generasi Muda
Dikbud Kota Tangsel Bakal Perbaiki 5 Bangunan SDN dan SMPN

Informasi yang disajikan berpedoman pada Kode Etik Jurnalistik, mencakup informasi Peristiwa, Info Tangsel, Pemerintahan, dan Pendidikan.

Selamat Datang!

Masuk ke akunmu sekarang